Kolaborasi Internasional UNIBI–UMT Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular: Program Studi Ilmu Komunikasi Dorong Pendekatan Partisipatif Masyarakat

1 / 2
First slide
2 / 2
First slide
  • 2026-04-16
  • Dibaca 2

Kolaborasi Internasional UNIBI–UMT Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular: Program Studi Ilmu Komunikasi Dorong Pendekatan Partisipatif Masyarakat

BANDUNG, 11 April 2026 – Upaya pengelolaan sampah berbasis keberlanjutan kembali diperkuat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) internasional yang digagas oleh Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia (UNIBI) bekerja sama dengan Universiti Malaysia Terengganu (UMT). Kegiatan ini turut melibatkan Program Studi Ilmu Komunikasi UNIBI sebagai bagian penting dalam mengoptimalkan pendekatan komunikasi partisipatif kepada masyarakat.

Dilaksanakan di Bening Saguling Foundation pada 11 April 2026, kegiatan ini menjadi ruang kolaboratif antara akademisi, mahasiswa, dan masyarakat dalam mengembangkan praktik pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular. Tidak hanya berfokus pada aspek teknis, keterlibatan Program Studi Ilmu Komunikasi menekankan pentingnya strategi komunikasi dalam membangun kesadaran, pemahaman, dan partisipasi aktif masyarakat.

Mengusung konsep ekonomi sirkular, program ini mengajak masyarakat untuk mengolah sampah plastik menjadi produk bernilai guna, serta memanfaatkan limbah organik melalui budidaya maggot yang terintegrasi dengan peternakan ayam petelur. Pendekatan ini menjadikan sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah semata, melainkan sebagai sumber daya produktif yang memiliki nilai ekonomi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan identifikasi kebutuhan masyarakat, dilanjutkan dengan sosialisasi interaktif, hingga praktik langsung pengolahan limbah.  Antusiasme peserta terlihat jelas terutama saat sesi demonstrasi teknis, di mana peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan langsung pengolahan sampah dan pemanfaatan maggot sebagai pakan alternatif. Pendekatan berbasis praktik ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya permasalahan sampah yang belum terkelola secara optimal di Indonesia serta terbatasnya pemanfaatan limbah sebagai sumber daya. Oleh karena itu, kolaborasi lintas disiplin, termasuk peran ilmu komunikasi, menjadi kunci dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat secara berkelanjutan.

Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman, keterampilan, serta partisipasi masyarakat dalam pengelolaan limbah. Meski demikian, keberlanjutan program tetap menjadi tantangan yang membutuhkan pendampingan berkelanjutan dan dukungan dari berbagai pihak.

Melalui sinergi antara akademisi, mitra internasional, dan masyarakat, serta kontribusi strategis dari Program Studi Ilmu Komunikasi, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis pengelolaan limbah terpadu yang dapat direplikasi di berbagai daerah di Indonesia.

#IlmuKomunikasiUNIBI #PKMInternasional #fkdunibi #ilkomunibiunggul #UNIBI

@fkdunibi @unibiofficial