BANDUNG, 15 April 2026 – Di tengah gempuran arus informasi digital yang serba cepat, Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia (UNIBI) mengajak mahasiswanya untuk kembali mendalami esensi jurnalisme melalui kegiatan praktikum mata kuliah Dasar Jurnalistik. Mahasiswa melakukan analisis mendalam terhadap media cetak dengan metode kliping berita guna membedah implementasi "Nilai Berita" (News Value) secara nyata.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus UNIBI ini mewajibkan mahasiswa untuk menyeleksi, memotong, dan menyusun arsip berita dari berbagai surat kabar nasional maupun lokal. Bukan sekadar aktivitas fisik, proses pengarsipan ini merupakan bagian dari studi kritis untuk memahami mengapa sebuah peristiwa layak naik cetak dan menjadi konsumsi publik.
Dosen pengampu mata kuliah Dasar Jurnalistik, Shinta Hartini Putri, S.I.Kom., M.Si. menjelaskan bahwa penggunaan koran cetak memberikan pengalaman sensorik dan kognitif yang berbeda dibandingkan media daring. "Dengan memegang fisik koran, mahasiswa diajak untuk lebih fokus dan teliti dalam menganalisis hierarki berita. Mereka belajar mengidentifikasi apakah sebuah berita memiliki nilai magnitude, proximity, actual, atau human interest berdasarkan tata letak dan kedalaman narasinya," ungkapnya.
Dalam sesi praktikum ini, setiap kelompok mahasiswa mempresentasikan hasil analisis kliping mereka. Mereka membandingkan bagaimana satu isu yang sama dikemas oleh media yang berbeda, sehingga mereka memahami adanya perbedaan sudut pandang (framing) dan kebijakan redaksional.
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen Program Studi Ilmu Komunikasi UNIBI dalam menjaga kualitas literasi media mahasiswanya. Melalui kegiatan kliping ini, mahasiswa dilatih untuk memiliki ketajaman insting jurnalistik dan kemampuan memverifikasi informasi sebelum nantinya terjun ke dunia industri media digital yang lebih kompleks.
"Kami ingin mahasiswa kami tidak hanya mahir menggunakan gawai, tetapi juga memiliki fondasi pemikiran jurnalistik yang kuat. Memahami media cetak adalah kunci untuk memahami etika dan struktur jurnalistik yang paling mendasar," tambah Shinta Hartini Putri, S.I.Kom., M.Si.
Dengan adanya praktik langsung seperti ini, lulusan Ilmu Komunikasi UNIBI diharapkan tumbuh menjadi praktisi komunikasi yang kritis, tekun, dan mampu memproduksi konten informasi yang bernilai bagi masyarakat luas.
#IlmuKomunikasiUNIBI #ILKOMCLASS #DasarJurnalistik #fkdunibi #ilkomunibiunggul #UNIBI
@fkdunibi @unibiofficial