Bandung, 13 Februari 2026 — Program Studi Ilmu Komunikasi UNIBI melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) pada Jumat, 13 Februari 2026. Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari asosiasi profesi, pengguna lulusan, hingga perwakilan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), sebagai bagian dari komitmen peningkatan mutu akademik dan relevansi kurikulum.
FGD ini dihadiri oleh Dekan FKD, Ketua Program Studi, serta para dosen Ilmu Komunikasi UNIBI. Diskusi berlangsung secara aktif dan konstruktif dengan menghadirkan narasumber kompeten di bidangnya, yaitu ASPIKOM Korwil Jawa Barat yang diwakili oleh Dr. Ani Yuningsih, M.Si., Asosiasi Media Digital Indonesia Jawa Barat yang diwakili oleh Satrya Graha, serta perwakilan industri dan media seperti PT Telkom Indonesia, Koran Gala, PRFM, dan Teropong Media.
Melalui forum ini, berbagai masukan strategis disampaikan terkait kebutuhan kompetensi lulusan di era digital, penguatan keterampilan praktis, integrasi teknologi komunikasi, serta penyesuaian capaian pembelajaran lulusan agar selaras dengan kebutuhan pasar kerja dan perkembangan industri media.
Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UNIBI, Shinta Hartini Putri, S.I.Kom., M.Si. menyampaikan bahwa kolaborasi dengan asosiasi dan industri merupakan langkah penting dalam memastikan kurikulum OBE yang disusun tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga adaptif terhadap dinamika dunia profesional.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Program Studi Ilmu Komunikasi UNIBI memperoleh berbagai rekomendasi dan perspektif berharga sebagai landasan dalam menyusun kurikulum berbasis OBE yang lebih aplikatif, kompetitif, dan relevan dengan tuntutan zaman.
Kegiatan ini menegaskan komitmen Ilmu Komunikasi UNIBI dalam menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, serta siap berkontribusi di dunia industri dan masyarakat luas.
#IlmuKomunikasiUNIBI #FGDOBE #fkdunibi #ilkomunibiunggul #UNIBI
@fkdunibi @unibiofficial